Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img

Akselerasi Pembangunan Dari Jalan Hingga Ruang Kelas, Setahun Kepemimpinan ASR – Hugua

PancanaNews.com, Kendari – Tepat setahun sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, duet Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua menandai tahun pertama kepemimpinan mereka di Sulawesi Tenggara dengan akselerasi pembangunan di sektor dasar, jalan, pertanian, hingga pendidikan. Sabtu (21/02/2026)

Alih-alih sekadar seremoni, tahun pertama ASR–Hugua diwarnai pengerjaan fisik yang tersebar di banyak Kabupaten/Kota. Lewat Program JAMAAH (Jalan Mulus Antar Wilayah), sejumlah ruas strategis direkonstruksi dan ditingkatkan, seperti Motaha–Alangga di Konawe Selatan, Lambale–Ereke serta Ronta–Lambale di Buton Utara, hingga Poli-Polia–Batas Konawe Selatan sepanjang lebih dari 10 kilometer. Rehabilitasi juga menyentuh Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Pramuka di Kota Kendari serta ruas Batas Kota Kendari–Punggaluku.

Tak berhenti di jalan, Pemprov juga menangani longsoran Konawe–Belalo di Konawe Utara, membangun pengaman pantai dan tanggul di Buton Selatan, menormalisasi Sungai Lasembangi di Buton, serta merehabilitasi jaringan irigasi di Konawe dan Kolaka.

Di sektor Cipta Karya, pembangunan Kantor Samsat Bapenda di Muna Barat, rehabilitasi Gedung dan Kawasan MTQ Kendari, lapak UMKM, pedestrian, hingga optimalisasi SPAM di Kendari, Baubau dan Kolaka Utara turut dirampungkan. Pembangunan sarana Polda Sultra, Kejati Sultra, Korem 143/HO, Lanud Halu Oleo, gedung BKD Sultra dan tempat pelelangan ikan juga masuk dalam agenda tahun pertama.

Pada sektor perumahan, Program PSU digulirkan di 16 Kabupaten/Kota. Sebanyak 200 unit RTLH direhabilitasi di 13 daerah, serta perbaikan 178 rumah korban bencana di Kolaka Timur, termasuk dua rumah ibadah dan satu pura.

Sementara di sektor pertanian, distribusi 1.396 unit alsintan dari APBD 2025 dan 1.285 unit dari satuan kerja pusat menjangkau hampir seluruh kabupaten/kota. Bantuan benih padi inbrida APBN seluas 13.550 hektare, padi lahan kering 2.151 hektare, hingga jagung reguler dan intensifikasi ribuan hektare disalurkan. Tambahan 520 hektare benih padi inbrida melalui APBD menyasar Konawe, Kolaka, Kolaka Timur dan Bombana.

Di bidang pendidikan, pengadaan sarana SMA, SMK dan SLB dilakukan mulai dari mobiler, smartboard, komputer, laboratorium hingga alat praktik kejuruan. Beasiswa siswa miskin diberikan kepada 1.700 siswa SMA, 1.700 siswa SMK dan 100 siswa SLB masing-masing Rp. 1 juta. Beasiswa berprestasi internasional juga disalurkan kepada 10 siswa sebesar Rp. 10 juta dan 160 siswa sebesar Rp. 2,5 juta per orang.

Program Sekolah Unggul Garuda yang menjadi bagian prioritas nasional Presiden Prabowo mulai dibangun di Desa Lebo Jaya, Konawe Selatan, di atas lahan sekitar 20 hektare dan ditargetkan menerima siswa pada Juli 2026 dengan dukungan 60 master teacher. Sementara Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 70 Kendari telah beroperasi sejak 29 September 2025 dengan sistem boarding school bagi 96 siswa SD dan SMA.

Revitalisasi pendidikan melalui APBN 2025 juga mencatat 95 unit rehabilitasi SMA, dua unit SMA baru, 25 unit SMK dan 10 unit SLB di Sultra.

Memasuki tahun kedua, ASR–Hugua menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Tahun pertama menjadi fondasi, sementara tantangan berikutnya adalah memastikan hasil pembangunan benar-benar berdampak pada kesejahteraan dan daya saing masyarakat Sulawesi Tenggara.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!