Buton Tengah, PancanaNews.com– Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Buton Tengah, Jumat (8/8/2025), untuk meninjau sejumlah lokasi strategis, termasuk progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Tengah yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.
Pembangunan RSUD tersebut telah diresmikan peletakan batu pertamanya (groundbreaking) oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada 2 Mei 2025 lalu.
Proyek ini merupakan bagian dari program Quick Wins Kementerian Kesehatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas layanan dari Rumah Sakit D Pratama menjadi RS Kelas C, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas.
Proyek pembangunan RSUD ini dilaksanakan oleh KSO Cakra–Griksa dengan masa kontrak selama 265 hari kalender dan nilai anggaran mencapai Rp141,3 miliar, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025.
Dalam tinjauannya, Wagub Hugua menegaskan agar pengerjaan proyek ini dilakukan sesuai jadwal, spesifikasi, dan standar teknis yang berlaku.
Ia mengingatkan para kontraktor untuk menghindari praktik mencari keuntungan berlebihan yang dapat merugikan kualitas bangunan dan pelayanan.
“Saya berharap kontraktor mengerjakan proyek ini dengan penuh tanggung jawab. Ambil keuntungan sewajarnya, jangan sampai mengejar laba besar namun mengorbankan kualitas. Kita harus berhati-hati dalam setiap keputusan, terutama terkait anggaran, agar tidak terjerat masalah hukum. Saat ini kita tahu, kasus korupsi sedang marak,” tegas Hugua.
Kunjungan Wagub dimulai dengan singgah di Kantor Bupati Buton Tengah yang terletak di puncak Bukit Labungkari. Ia mengaku terkesan dengan lokasi dan kemegahan kantor pemerintahan tersebut.
Turut mendampingi dalam kunjungan ini Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si, Kapolres Buton Tengah AKBP Wahyu Adi Waluyo, S.I.K, Kepala Dinas Kesehatan Kasman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muh. Said, serta Kepala Dinas Pendidikan Abdulah.
Peninjauan RSUD Buton Tengah ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memastikan pembangunan fasilitas kesehatan berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat. (Adm)







