Baubau, PancanaNews.com – Sebanyak 86 Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dari 43 koperasi kelurahan di Kota Baubau mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KKMP Tahun 2025 dengan tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Hotel Hing Amimah, Kamis hingga Sabtu, 20–22 November 2025.
Ketua Panitia Kegiatan, Muspe, SH, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia para pengurus koperasi merupakan fondasi penting bagi kemajuan koperasi kelurahan di Kota Baubau.
Menurutnya, seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti keseluruhan materi yang berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi mereka di koperasi.
“Alhamdulillah, seluruh peserta mengikuti seluruh sesi dengan serius karena hal ini berkaitan erat dengan tanggung jawab masing-masing di koperasi,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Muspe menambahkan, pemerintah daerah kini memberi perhatian besar terhadap penguatan kelembagaan koperasi, termasuk pembangunan kantor koperasi yang saat ini sedang berproses.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat kemampuan manajerial pengurus sehingga koperasi semakin profesional dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Kota Baubau, Aliman, S.E., M.Si, yang membuka sekaligus menutup kegiatan, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan koperasi di Kota Baubau.
Ia menilai bahwa potensi ekonomi kelurahan menjadi sumber kekuatan koperasi apabila mampu dikelola dengan baik oleh pengurus.
“Pemerintah daerah punya keinginan besar terhadap pertumbuhan dan kemajuan koperasi. Koperasi harus tumbuh dengan melihat potensi wilayah kelurahan masing-masing. Dari sanalah kekuatan koperasi terbentuk. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat talenta, kompetensi, dan profesionalitas pengurus KKMP dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Pelaksanaan kegiatan ini turut diperkuat oleh sistem pendampingan baru dari Kementerian Koperasi yang bertugas di Kota Baubau. Terdapat 4 Business Assistant (BA), LM. Muchlis, S.Sos; Mira Nuka, S.Ak; Rifais, S.Pd; dan LD. Rachmad Millen Alamin Bay, ST yang berperan sebagai pendamping lapangan di setiap wilayah kelurahan.
Selain itu, 2 Project Manager Officer (PMO), yakni Muhamad Syahadat, S.Pd., M.A., dan Widhy Bintang Lestari, S.Ak, bertugas mengelola data, perencanaan strategi, serta memastikan program berjalan efisien dan terukur.
PMO Kota Baubau, Muhamad Syahadat, S.Pd., M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi apik antara Kementerian Koperasi, Dinas Koperasi UMKM Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Dinas Koperasi Kota Baubau.
Ia berharap pelatihan ini menjadi titik awal penguatan koperasi kelurahan yang lebih terstruktur dan berorientasi hasil.
“Terima kasih kepada panitia dan peserta KKMP yang sudah berpartisipasi. Semoga pelatihan ini tidak menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi pijakan nyata bagi koperasi di Kota Baubau agar mampu menjadikan kelurahan sebagai penggerak ekonomi baru sesuai astacita Presiden Prabowo. Indonesia Emas itu tidak datang dari langit, tetapi dari rakyat kecil yang punya keyakinan dan berusaha menggerakkan ekonomi dari desa dan kelurahan,” pungkasnya.
Dengan selesainya pelatihan ini, Pemerintah Kota Baubau berharap koperasi kelurahan semakin siap bertransformasi menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat dan menjadi bagian penting dalam membangun pondasi menuju Indonesia Emas 2045. (Adm)







