Rabu, Februari 4, 2026
spot_img

Bupati Azhari Kawal Langsung Pembangunan Dapur Sekolah Rakyat Buton Tengah

Buton Tengah, PancanaNews.com – Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP, M.Si, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan dapur dan ruang makan untuk Sekolah Rakyat Buton Tengah yang berlokasi di Kampus B Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Selasa (16/7/2025).

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung dan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dalam menyiapkan seluruh sarana pendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang akan mulai beroperasi pada 1 Agustus 2025.

Fasilitas dapur yang sedang dibangun terdiri atas dapur basah dan dapur kering. Keduanya dibangun atas rekomendasi teknis dari Balai Kementerian Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum.

Fasilitas ini akan menjadi pusat penyediaan makanan harian bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat yang tinggal di asrama.

Bupati Azhari menegaskan bahwa pembangunan ini dirancang untuk jangka pendek, dengan konsep keberlanjutan yang tetap memperhatikan pemanfaatan jangka panjang.

“Dapur ini hanya akan digunakan selama satu tahun untuk mendukung operasional awal Sekolah Rakyat. Setelah itu, akan dihibahkan ke USN Kolaka dan dapat difungsikan sebagai ruang dosen atau fasilitas lainnya yang menunjang kegiatan akademik,” ujar Bupati dalam siaran langsungnya.

Baca Juga : Bupati Azhari: Sekolah Gratis Rp4Juta/Bulan

Baca Juga : Azhari Perjuangkan Pendidikan Sebagai Hak Mutlak

Sekolah Rakyat merupakan program unggulan nasional yang diturunkan langsung oleh Presiden RI, sebagai solusi terhadap berbagai tantangan pendidikan di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Kabupaten Buton Tengah menjadi salah satu daerah prioritas penerima program ini.

Para siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran berbasis kurikulum yang berorientasi pada karakter dan keterampilan, tetapi juga difasilitasi penuh oleh negara.

“Mulai dari pembiayaan minimal Rp4 juta per bulan per siswa, tujuh pasang seragam, konsumsi tiga kali sehari, hingga snack dua kali,” katanya.

Dengan sistem asrama yang tertata dan pendampingan intensif dari tenaga pengajar pilihan, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi model transformasi pendidikan di daerah.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu dari tiga program prioritas Presiden RI yang dijalankan secara konsisten di Buton Tengah. Dua program lainnya yaitu Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan pengembangan Koperasi.

“Kita patut bersyukur karena Buton Tengah menjadi yang terdepan dalam pelaksanaan kebijakan strategis Presiden. PKG sudah tiga bulan berturut-turut mencatatkan capaian tertinggi, dan koperasi di Desa Napa kini resmi ditetapkan sebagai koperasi percontohan se-Sulawesi Tenggara,” terang Bupati Azhari.

Peninjauan langsung ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Daerah tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi terjun langsung memastikan seluruh detail program berjalan sesuai target dan kualitas.

Melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari kementerian hingga kampus, Buton Tengah menunjukkan kapasitasnya sebagai daerah yang adaptif, responsif, dan siap menjadi bagian dari transformasi nasional di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak daerah yang tertinggal karena faktor ekonomi. Sekolah Rakyat hadir sebagai bukti bahwa negara benar-benar hadir, dan kami akan mengawalnya sampai tuntas,” tutup Bupati Azhari. (Adm)

spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!