Buton Tengah, PancanaNews.com– Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar sosialisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) untuk jenjang PAUD, SD, hingga SMP. Kegiatan yang diikuti seluruh kepala sekolah se-Buteng ini berlangsung di Gedung Kesenian Lakudo, Kamis (18/9/2025).
Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 yang menegaskan kewajiban sekolah formal menyediakan layanan dan fasilitas pendidikan bagi peserta didik penyandang disabilitas. Hadir sebagai narasumber, Endang Lestariningsih dan Irene Irawati, yang membekali kepala sekolah terkait praktik pendidikan inklusif.
Kepala Disdikbud Buteng, Abdullah, S.Pd., menyampaikan bahwa anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Menurutnya, melalui ULD, sekolah dapat menghadirkan suasana belajar yang adil, mendorong penerimaan, serta meningkatkan interaksi positif antar peserta didik.
“Saya yakin di lingkungan sekolah bapak dan ibu sekalian ada anak-anak berkebutuhan khusus. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan pelayanan terbaik, sehingga mereka juga dapat memperoleh pendidikan setara dengan peserta didik lainnya,” ujar Abdullah.
Ia menambahkan, upaya ini sejalan dengan visi Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, untuk menjadikan Buteng sebagai kota santri sekaligus kota pendidikan.
Abdullah berharap, dengan kerja sama para kepala sekolah dan pemangku kepentingan lainnya, kualitas pendidikan di Buteng dapat terus meningkat tanpa diskriminasi.
“Kita berharap setelah ini tidak ada lagi anak-anak di Buton Tengah yang putus sekolah. Semua, termasuk anak penyandang disabilitas, berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya. (Adm)







