Rabu, Februari 4, 2026
spot_img

Buton Tengah Kukuhkan Forum Anak, Langkah Nyata Menuju Kabupaten Layak Anak

Buton Tengah, PancanaNews.com – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan daerah yang ramah terhadap anak.

Hal ini ditandai dengan pengukuhan 45 pengurus Forum Anak Daerah (FAD) periode 2025–2027, yang berlangsung di Gedung Pertemuan Hotel Findi, Kamis (7/8/2025).

Pengukuhan ini menjadi bagian dari kegiatan Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Hidup Anak, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Buton Tengah.

Hadir mewakili Bupati, Asisten I Setda Buton Tengah, Ahmad Sabir, secara resmi membuka acara dan mengukuhkan kepengurusan FAD. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa anak adalah aset penting bangsa yang harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan mereka secara optimal.

“Anak adalah bagian tak terpisahkan dari keberlangsungan bangsa dan negara. Namun realitasnya, mereka masih dihadapkan pada berbagai persoalan seperti kekerasan, pelecehan, hingga perkawinan usia dini. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama memastikan anak-anak kita terlindungi dan hak-haknya terpenuhi,” tegas Ahmad Sabir.

Sebanyak 45 pengurus FAD yang dikukuhkan merupakan perwakilan dari tujuh kecamatan, organisasi perempuan dan PKK, serta 10 unsur dari lintas sektor yang tergabung dalam gugus tugas Kabupaten Layak Anak. Mereka akan bertugas sebagai mitra pemerintah dalam menyuarakan aspirasi dan kebutuhan anak-anak di Buton Tengah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala DP3A Provinsi Sulawesi Tenggara, Zanuriah, yang hadir sebagai narasumber utama, serta Kepala DP3A Buton Tengah, Dr. Anzal. Acara juga dihadiri oleh perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta seluruh pengurus Forum Anak yang baru saja dilantik.

Forum Anak merupakan wadah partisipasi anak yang dibina pemerintah, dengan misi menjembatani komunikasi antara anak-anak dan pembuat kebijakan.

Dikelola oleh anak-anak di bawah usia 18 tahun, forum ini menjadi ruang aman untuk mengekspresikan gagasan dan menyuarakan kepentingan mereka, khususnya dalam pembangunan yang berpihak pada hak anak.

“Keberadaan forum anak sangat penting. Mereka adalah corong aspirasi sekaligus pelopor perubahan. Karena itu, pembinaan dan penguatan kapasitas forum ini menjadi prioritas kita,” ujar Ahmad Sabir.

Langkah pengukuhan ini menjadi salah satu upaya nyata Pemkab Buton Tengah untuk memperkuat sistem perlindungan anak sekaligus menjadikan Forum Anak sebagai mitra strategis dalam pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada kesejahteraan generasi masa depan.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, Buton Tengah melangkah lebih dekat menuju status sebagai Kabupaten Layak Anak, di mana setiap anak merasa dihargai, didengar, dan dilindungi. (Adm)

spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!