Buton Tengah, PancanaNews.com– Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, SSTP., M.Si., melakukan pertemuan langsung dengan jajaran tenaga medis RSUD Buteng, mulai dari dokter spesialis hingga petugas kebersihan, dalam sebuah forum diskusi terbuka yang digelar pada Kamis, (10/7/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Azhari didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kasman dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Muh. Said.
Pertemuan ini menjadi wadah bagi para tenaga kesehatan (nakes) untuk menyampaikan secara langsung keluhan, saran, dan harapan mereka terkait pelayanan dan kondisi manajemen rumah sakit daerah.
Dalam keterangannya yang disampaikan melalui akun resmi Facebook, Bupati menyebut para tenaga medis sebagai “manusia-manusia tangguh” yang setiap hari menghadapi kenyataan hidup dan mati, dari proses kelahiran hingga kematian.
Ia menegaskan bahwa profesi medis bukanlah pekerjaan biasa, melainkan peran penting yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat.
“Keajaiban kehidupan tersaji di hadapan mereka setiap hari. Ada yang lahir, sakit, sakratul maut, hingga menjadi jenazah, semua mereka tangani dengan keahlian dan ketulusan,” tulis Bupati.
Dialog tersebut mengungkap berbagai persoalan yang selama ini dihadapi RSUD Buteng. Mendengar langsung keluhan para nakes, Bupati Azhari menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti semua masukan tersebut dalam waktu dekat. Menurutnya, kesehatan adalah kebutuhan dasar yang harus mendapatkan perhatian setara dengan pendidikan.
Sebagai langkah awal perbaikan, Bupati menekankan pentingnya reformasi manajemen rumah sakit. Ia menyatakan bahwa posisi direktur RSUD akan dipilih dengan mempertimbangkan komitmen dan masukan dari internal rumah sakit itu sendiri. Evaluasi terhadap kinerja pimpinan juga akan dilakukan secara berkala.
“Semua punya peluang untuk menjadi pimpinan. Tapi semua juga harus siap dievaluasi. Jika dalam setahun komitmennya tidak terpenuhi, maka harus siap mundur dengan lapang dada,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton Tengah sedang mempersiapkan langkah untuk mendorong RSUD Buteng menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), agar pengelolaan dan pelayanan dapat lebih fleksibel dan responsif.
Ia juga mengabarkan bahwa pembangunan RSUD Tipe C yang merupakan hadiah dari Presiden Prabowo Subianto diharapkan rampung akhir tahun ini sesuai target.
“Mari kita bangun Buteng dengan hati dan ketulusan. Karena apa yang kita kerjakan hari ini, akan menjadi hasil yang kita tuai di masa depan,” pungkasnya. (Adm)







