Rabu, Februari 4, 2026
spot_img

Dimulai dari Lasori, Gerai Koperasi Desa Merah Putih Resmi Hadir di Buton Tengah

Buton Tengah, PancanaNews.com– Pemerintah Kabupaten Buton Tengah menjadi bagian dari 800 titik nasional yang secara serentak memulai pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), program strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi berbasis desa.

Peletakan batu pertama pembangunan gerai ini dilaksanakan Jumat (17/10/2025) di Desa Lasori, Kecamatan Mawasangka Timur, menandai dimulainya pelaksanaan program di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini digelar secara nasional melalui video conference (vicon) yang dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, Menteri Desa PDTT, Wakil Panglima TNI, Kepala Badan Pangan Nasional, serta Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, mitra pelaksana program bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP, M.Si, menyampaikan rasa syukur atas ditunjuknya desa Lasori Kecamatan Mawasangka Timur, sebagai salah satu lokasi awal pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Buton Tengah.

“Alhamdulillah, Buton Tengah menjadi bagian dari 800 titik nasional pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga semangat kebangkitan ekonomi desa. Harapan kami, gerai ini akan menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan memperkuat daya saing produk lokal,” ujar Bupati Azhari.

Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih akan membantu petani, nelayan, dan pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas serta harga yang lebih stabil. Program ini juga sejalan dengan fokus pemerintah daerah dalam memperkuat sektor unggulan berbasis sumber daya lokal.

Sementara itu, Kepala Desa Lasori, Buradin, menyampaikan rasa bangganya karena desanya dipercaya sebagai titik awal pelaksanaan program nasional di Buton Tengah.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan ini. Pemerintah desa telah menyiapkan lahan hibah seluas 20 x 30 meter di Dusun Labelengan untuk pembangunan gerai dan gudang koperasi. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lasori,” ujarnya.

Gerai Koperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok dan produk lokal serta offtaker hasil pertanian, perikanan, dan UMKM dari desa-desa sekitar. Dengan sistem jaringan nasional, koperasi ini diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, menekan biaya logistik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Secara nasional, program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2025, yang menegaskan komitmen pemerintah memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi modern di setiap desa dan kelurahan.

Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan bahwa seluruh regulasi dan dukungan lintas sektor telah disiapkan agar koperasi ini dapat beroperasi efektif.

“Kementerian Koperasi bersama 18 kementerian dan lembaga telah menyiapkan aturan teknis, termasuk dukungan logistik dan pendampingan oleh TNI dalam operasi militer non-perang, bekerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai mitra strategis,” jelasnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan sektor swasta, pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih menjadi simbol sinergi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mewujudkan ekonomi desa yang mandiri dan berkeadilan. (Adm)

spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!