Rabu, Februari 4, 2026
spot_img

Geruduk Dua Titik! Warga Buteng Tuntut Air Kembali ke Pangkuan Daerah

Buton Tengah, PancanaNews.com, Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Air Buton Tengah (FORAIR-BUTENG) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut pengembalian kewenangan pengelolaan air bersih ke Pemerintah Kabupaten Buton Tengah.

Aksi ini dipimpin oleh Ridwan selaku koordinator lapangan, dan dimulai sejak pagi hari di depan kantor unit PDAM Buton di Kecamatan Mawasangka, Senin (28/7/2025).

Massa mengecam keras pengelolaan layanan air bersih oleh Perumda Tirta Takawa Buton, perusahaan milik Kabupaten Buton, yang hingga kini masih beroperasi di wilayah Buteng meskipun daerah ini telah resmi menjadi kabupaten otonom sejak 2014. Mereka menyebut keberadaan PDAM Buton di Buteng sebagai bentuk pelanggaran hukum dan perampasan hak daerah.

Tak lama setelah berorasi di titik pertama, massa bergerak ke titik kedua: Gedung DPRD Kabupaten Buton Tengah. Di sana, mereka melanjutkan tuntutan kepada DPRD agar segera:

  1. Menghentikan operasional Perumda Tirta Takawa Buton di Buteng,
  2. Mencabut izin pengelolaan air,
  3. Serta mengalihkan seluruh aset dan kewenangan pengelolaan air bersih ke Pemda Buton Tengah.

Setelah orasi berlangsung, massa akhirnya diterima langsung oleh Ketua DPRD Buton Tengah, Sa’al Musrimin Haadi, beserta jajaran anggota dewan lainnya, dalam forum rapat dengar pendapat (RDP).

Dalam RDP tersebut, FORAIR-BUTENG membacakan pernyataan sikap resmi yang berisi enam poin tuntutan utama, termasuk desakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengaudit legalitas izin, kepemilikan aset, serta standar layanan Perumda Tirta Takawa di wilayah Buton Tengah.

Aksi ini menjadi penegasan bahwa masyarakat Buteng tidak akan tinggal diam terhadap ketimpangan pengelolaan sumber daya air di wilayahnya. Mereka menuntut kejelasan hukum, pengembalian hak daerah, dan tegaknya keadilan. (adm)

spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!