Rabu, Februari 4, 2026
spot_img

KPK dan Pemprov Sultra Tanamkan Integritas dari Keluarga untuk Cegah Korupsi

Kendari, PancanaNews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia terus memperkuat upaya pencegahan korupsi dengan menanamkan nilai-nilai integritas sejak dari lingkungan keluarga.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas yang digelar di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama pasangannya.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, dalam sambutannya menegaskan bahwa keluarga merupakan tempat pertama seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, dan moralitas.

“Apabila orang tua menjadi teladan dalam kejujuran, maka anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berintegritas. Namun sebaliknya, apabila dalam keluarga membenarkan perilaku licik dan menilai keberhasilan hanya dari harta dan kedudukan, maka dari sanalah benih-benih korupsi mulai tumbuh,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.

Ia menyambut baik langkah KPK yang mendorong keterlibatan keluarga dalam gerakan nasional antikorupsi. Menurutnya, perjuangan melawan korupsi tidak hanya cukup melalui penindakan, tetapi harus dibarengi dengan pembinaan moral dan keteladanan di tingkat paling dasar.

“Saya menilai program ini sangat baik, karena sesungguhnya, pemberantasan korupsi tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Harus ada upaya membangun kesadaran dan budaya antikorupsi yang dimulai dari rumah tangga,” tambahnya.

Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov Sultra untuk terus memperkuat sistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh ASN di lingkup pemerintah daerah.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum penguatan moral dan integritas untuk mencegah dan memberantas korupsi di Sulawesi Tenggara, dimulai dari hal-hal kecil, yaitu dari keluarga,” pesannya.

Sementara itu, Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Friesmount Wongso, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sultra terhadap penyelenggaraan program ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat direplikasi di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di tingkat provinsi, tetapi dapat diterapkan di daerah-daerah agar nilai-nilai integritas benar-benar menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Melalui program Keluarga Berintegritas, KPK berupaya memperkuat kesadaran masyarakat bahwa pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga penegak hukum, tetapi merupakan gerakan bersama yang dimulai dari rumah. (Adm)

spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!