Buton Tengah, PancanaNews.com– Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si, meninjau langsung Pulau Watanda Bulawa pada Minggu (3/8/2025) sebagai bagian dari rencana pengembangan destinasi wisata bahari baru.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung potensi kawasan yang akan dikembangkan secara bertahap dan berkelanjutan.
Pulau Watanda Bulawa terletak sekitar 3 kilometer dari Desa Tanailandu, Kecamatan Mawasangka, dan masih masuk dalam wilayah administrasi desa tersebut.
Nama “Watanda Bulawa” sendiri berasal dari bahasa lokal yang berarti “Pertanda Emas”mengandung makna simbolik tentang nilai dan potensi yang terkandung di dalamnya.
Pulau kecil ini menyimpan kekayaan alam berupa pasir timbul yang muncul saat air laut surut, laut jernih yang cocok untuk mandi, snorkeling, hingga selancar air, serta terumbu karang yang masih terjaga. Keindahan dan aksesibilitasnya menjadikan kawasan ini sangat cocok sebagai lokasi wisata alam dan keluarga.

“Kita lihat langsung, potensinya besar. Pemerintah daerah akan memulai dari pembangunan fasilitas dasar seperti rumah makan terapung, spot rekreasi keluarga, dan homestay yang dikelola oleh masyarakat lokal. Tapi semuanya harus berbasis kajian agar tidak merusak ekosistem laut,” tegas Bupati Azhari.
Ia menambahkan bahwa Pemda akan menyusun masterplan pengembangan berbasis lingkungan dan partisipatif, agar kelestarian alam tetap terjaga, sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi warga pesisir.
Kepala Desa Tanailandu, Rafiuddin, yang mendampingi peninjauan tersebut, menyatakan dukungan penuh dari masyarakat.
“Watanda Bulawa ini sudah lama dijaga warga. Kami pemdes sangat mendukung pengembangan wisata, asalkan tidak merusak lingkungan, dan masyarakat lokal dilibatkan,” ujarnya.
Kunjungan langsung Bupati Buteng ini menjadi titik awal perencanaan destinasi wisata bahari baru yang tidak hanya menonjolkan keindahan alam, tetapi juga mengusung konsep wisata berkelanjutan berbasis nilai lokal dan partisipasi masyarakat. (Adm)







