Rabu, Februari 4, 2026
spot_img

Lindungi Pesisir, Daaz Group Gerakkan Ribuan Mangrove di Konawe Utara

Konawe Utara, PancanaNews.com – Daaz Group Bara Lestari Tbk (Daaz Group) melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam 5.000 pohon mangrove di Desa Wawolesea, Kecamatan Wawolesea, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Mangrove Sustainability Initiative untuk menjaga ekosistem pesisir dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Direktur Daaz Group, Irawan Sigit Subekti, menjelaskan bahwa program ini merupakan komitmen perusahaan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan menekan kerusakan lingkungan. “Dalam aksi ini, sebanyak 5.000 pohon mangrove jenis Rhizophora dan Avicennia kami tanam di pantai sepanjang 400 meter,” ungkap Irawan di Konawe Utara, Kamis (26/6/2025).

Irawan memaparkan bahwa penanaman mangrove memiliki manfaat menyeluruh pada aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Dari sisi lingkungan, mangrove membantu menahan abrasi, meningkatkan keanekaragaman hayati, dan menyerap karbon untuk mitigasi perubahan iklim. Secara sosial, kegiatan ini membuka lapangan kerja, meningkatkan kapasitas masyarakat, dan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Sementara dari sisi ekonomi, ekosistem mangrove yang sehat dapat dikembangkan menjadi kawasan ekowisata dan mendukung hasil laut yang lebih melimpah.

Selain mendukung ekosistem pesisir, program ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Laut), SDG 15 (Kehidupan di Darat), serta mendukung SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

“Program ini menjadi langkah awal dari rangkaian upaya jangka panjang Daaz Group untuk menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan konservasi alam,” tambah Irawan.

Aksi ini mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup Konawe Utara. Analis Sistem Mutu dan Lingkungan DLH Konut, Sri Susilawati, menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata mitigasi perubahan iklim dan diharapkan dapat berlanjut di masa mendatang. “Kami harap masyarakat ikut menjaga, agar manfaat mangrove dapat dirasakan hingga generasi berikutnya,” ujarnya.

Penanaman mangrove ini melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, pemerintah daerah, aparat desa, serta masyarakat setempat, sebagai wujud kolaborasi lintas sektor untuk pelestarian pesisir. (Adm)

spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!