Buton Tengah, PancanaNews.com– Meski diguyur hujan rintik-rintik, malam grand final Pemilihan Moane Hobhine Buton Tengah Tahun 2025 tetap berlangsung di Taman Matana Sorumba, Mawasangka, Jumat (4/7/2025).
Suasana terasa sunyi, kursi-kursi undangan banyak yang kosong karena cuaca yang kurang bersahabat.
Acara yang dihadiri Forkopimda, pimpinan SKPD, Ketua Dekranasda, serta sejumlah tokoh daerah ini bertujuan mempromosikan pariwisata Buton Tengah, sekaligus melestarikan budaya lokal.
Para finalis tampil memukau dengan balutan busana bernuansa sentuhan tenun khas Buton Tengah, menonjolkan kekayaan wastra daerah.
Pemilihan Moane Hobhine ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Buton Tengah melalui Bidang Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Selain menjadi ajang pengembangan kreativitas dan kecerdasan generasi muda, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana promosi potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Buton Tengah ke tingkat yang lebih luas.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahapan, yakni:
1. Sosialisasi secara online dan offline, untuk menjaring peserta dari berbagai wilayah.
2. Seleksi awal, yang dilakukan secara administratif dan wawancara.
3. Karantina selama dua hari, di mana para peserta dibekali pengetahuan seputar pariwisata daerah, passion di bidang modeling, serta keterampilan komunikasi.
4. Malam grand final, sebagai puncak acara untuk menentukan Moane Hobhine Buton Tengah 2025.
Kepala Dinas Pariwisata, Irwan Seni Rajab berharap ajang ini tidak hanya melahirkan duta wisata yang berprestasi, tetapi juga mampu menjadi ikon yang menginspirasi generasi muda dalam memajukan Buton Tengah.
“Semoga melahirkan duta wisata yang berprestasi, tetapi juga mampu menjadi ikon yang menginspirasi generasi muda,” ujarnya saat memberikan sambutan (Adm)







