Kendari, PancanaNews.com – Kapal feri KM Nuku yang melayani rute Kendari menuju Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), dihantam hujan lebat, angin kencang, dan ombak besar saat melintas di perairan Saponda, Sulawesi Tenggara, Minggu (11/1/2026).
Kepanikan sempat melanda puluhan penumpang. Berdasarkan video amatir yang diterima pancananews.com, para penumpang terlihat mengenakan rompi pelampung sebagai langkah antisipasi. Sebagian lainnya berlari keluar dari dalam dek kapal untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.
Suasana di dalam kapal tampak mencekam. Wajah-wajah penumpang menunjukkan kepanikan, sementara lantunan takbir dan tasbih terdengar bersahutan di tengah guncangan kapal akibat cuaca buruk. Sejumlah penumpang juga tampak saling mengingatkan untuk tetap tenang.
“Astaghfirullah, pakai pelampungnya semua,” terdengar teriakan salah satu penumpang dalam video sambil membantu penumpang lain mengenakan rompi pelampung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai adanya korban jiwa. Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum menerima laporan kejadian tersebut.
“Kami teruskan dulu ke comm center. Nanti kami infokan,” ujarnya, Minggu malam.
Sementara itu, informasi terbaru dari Kendari Tanggap Bencana berdasarkan laporan petugas ASDP menyebutkan bahwa KM Nuku telah melewati Pulau Saponda dan masih melanjutkan pelayaran menuju Langara.
“Mesin kapal aktif dan berfungsi normal. Kendala yang dihadapi berupa hujan dan angin kencang,” tulis Kendari Tanggap Bencana.
Pihak terkait mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jasa penyeberangan, untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem di perairan Sulawesi Tenggara. (Adm)







