Rabu, Februari 4, 2026
spot_img

Pemprov Sultra Tambah 2.115 ASN Baru, Gubernur Dorong Profesionalisme Aparatur

Kendari, PancanaNews.com– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memperkuat jajaran aparatur sipil negara dengan menambah 2.115 ASN baru yang terdiri atas 2.109 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II formasi tahun 2024 dan 6 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (20/10/2025), dihadiri sejumlah pejabat tinggi pratama dan perwakilan ASN penerima SK.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Ia menegaskan, ASN memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pelaksana kebijakan publik, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dan perekat persatuan bangsa.

“ASN berfungsi sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan serta pembangunan nasional melalui pelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, dan bersih dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme,” tegas Gubernur.

Andi Sumangerukka juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, total PPPK di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah mencapai 10.344 orang.

Penambahan ribuan ASN baru ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas birokrasi daerah, terutama dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kita berharap kehadiran saudara-saudari yang hari ini menerima SK pengangkatan dapat memperkuat jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan agar seluruh ASN baru senantiasa memegang teguh prinsip dasar sebagai aparatur negara. Ia menekankan bahwa ASN yang unggul harus memiliki empat komponen utama, yakni integritas moral, kompetensi, kemampuan adaptif, dan kinerja yang terukur.

“Empat hal ini menjadi fondasi utama dalam membentuk ASN yang profesional dan berdaya saing. ASN bukan hanya status, tetapi amanah dan tanggung jawab besar kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dengan penyerahan SK tersebut, ribuan ASN baru kini resmi menjadi bagian dari mesin birokrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang diharapkan semakin solid, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (Adm)

spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!