Rabu, Februari 4, 2026
spot_img

Ritual Tuturangiana Batu Wampone, Wujud Pelestarian Budaya di Kota Baubau

Baubau, PancanaNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal melalui pelaksanaan ritual adat Tuturangiana Batu Wampone yang digelar di kawasan Kotamara, Kelurahan Kaobula, Kecamatan Batupoaro, Selasa (14/10/2025).

Ritual adat ini merupakan salah satu tradisi penting masyarakat Baubau yang diwariskan dari masa Kesultanan Buton, dan hingga kini masih terus dilestarikan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau 2025, yang tahun ini mengusung semangat “Baubau Berbagi” sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, yang hadir langsung dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang senantiasa menjaga warisan budaya daerah.

Menurutnya, pelaksanaan ritual adat bukan hanya bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter masyarakat yang berbudaya dan bermartabat.

“Pelaksanaan ritual adat seperti ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah langkah nyata dalam melestarikan, menjaga, dan mewariskan adat istiadat kita, khususnya peninggalan Kesultanan Buton. Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga nilai-nilai budaya ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelestarian budaya harus menjadi tanggung jawab bersama, terutama generasi muda yang diharapkan dapat meneruskan tradisi luhur tersebut. Dengan demikian, nilai-nilai budaya lokal tetap hidup dan menjadi bagian dari identitas Kota Baubau.

“Saya mengajak generasi muda agar tidak melupakan akar budayanya. Mari kita rawat dan teruskan adat istiadat yang telah diwariskan oleh para leluhur,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Wa Ode Hamsinah juga menjelaskan bahwa peringatan HUT Kota Baubau tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah kota mengarahkan kegiatan HUT menjadi momentum untuk berbagi dan mempererat kebersamaan warga melalui kegiatan sosial.

“Pada tanggal 17 nanti, kita akan melaksanakan haroa bersama di Kantor Wali Kota. Haroa ini akan diikuti bukan hanya oleh pejabat, tapi juga masyarakat umum, anak-anak yatim, dan kaum duafa. Inilah semangat Baubau Berbagi yang ingin kita tumbuhkan,” jelasnya.

Ia turut mengimbau seluruh ASN lingkup Pemkot Baubau untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial dengan memberikan sedekah dan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Menurutnya, nilai budaya dan nilai kemanusiaan harus berjalan seiring untuk menciptakan kota yang religius, berbudaya, dan bermartabat.

“Semoga kegiatan adat ini membawa keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi Kota Baubau baik dari sisi budaya, adat istiadat, maupun kehidupan beragama,” tutupnya. (Adm)

spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!