Rabu, Februari 4, 2026
spot_img

Zikir Akbar dan 15 Ribu Paket Sembako Meriahkan HUT ke-11 Buton Tengah

Buton Tengah, PancanaNews.com– Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kabupaten Buton Tengah, Selasa (22/7/2025).

Ribuan masyarakat memadati halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati di Kecamatan Lakudo untuk mengikuti Zikir Akbar dan menyaksikan pembagian 15 ribu paket sembako kepada fakir miskin, kaum duafa, dan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Mengangkat tema “Meneguhkan Identitas Buton Tengah Menuju Kota Santri, Kota Pendidikan, Kota Jasa, dan Kota Dagang yang Mandiri dan Sejahtera,” perayaan ini menekankan penguatan jati diri daerah dalam bingkai religiusitas dan kepedulian sosial.

Acara puncak dipusatkan di Kecamatan Lakudo, sementara penyaluran bantuan sembako juga berlangsung serentak di 6 kecamatan lainnya. Di desa-desa, kegiatan pembagian sembako dilakukan secara virtual dan disaksikan bersama warga, memperkuat rasa kebersamaan meski secara fisik terpisah.

Zikir akbar dipimpin oleh para ulama dan perangkat Syarah Kidina dari Masjid Agung Kesultanan Buton. Mereka hadir atas undangan resmi Bupati untuk memanjatkan doa demi keberkahan dan kemajuan Buton Tengah.

Syarah Kidina adalah lembaga keagamaan warisan Kesultanan Buton yang masih eksis hingga kini, terdiri atas para keturunan ulama besar yang berperan dalam menjaga syariat Islam dan tradisi lokal.

Kehadiran mereka menjadi simbol spiritual dan legitimasi adat dalam membingkai pembangunan daerah yang berkarakter.

Melalui program “Buteng Berbagi”, sebanyak 15 ribu paket sembako disalurkan ke masyarakat tidak mampu, sebagai wujud komitmen pemerintah untuk hadir di tengah rakyat.

“Kita awali peringatan HUT ke-11 ini dengan doa dan sedekah. Semoga segala kebaikan yang dipanjatkan dan diprogramkan dapat membawa Buton Tengah menuju masa depan yang lebih cerah,” ujar Bupati Buton Tengah dalam sambutannya.

Kegiatan ini menjadi salah satu perayaan HUT terbesar dalam sejarah Buton Tengah, bukan hanya dari jumlah peserta, tetapi juga dari nilai spiritual, tradisi, dan solidaritas sosial yang terkandung di dalamnya. (Adm)

spot_img
spot_img

Baca Juga

Populer

error: Content is protected !!