PancanaNews.com, Buton Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Buton Tengah (Buteng) melaksanakan kunjungan dan penyerahan bantuan kepada perempuan-perempuan inspiratif di Desa Langkomu, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas peran perempuan dalam pembangunan sosial dan lingkungan di daerah tersebut.
Dalam agenda tersebut, rombongan PKK mengunjungi dua sosok perempuan yang dinilai memiliki kontribusi nyata di tengah masyarakat, yakni Ibu Mariha sebagai penggerak perempuan kepala keluarga serta Ibu Saidah yang dikenal sebagai penjaga Teluk Langkomu. Keduanya dianggap sebagai representasi semangat perjuangan Kartini masa kini di Buteng.
Ketua TP-PKK, Umi Noranah Azhari menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengangkat peran perempuan yang bekerja nyata di lapangan.
“Perempuan hari ini tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga penggerak dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk ekonomi keluarga dan pelestarian lingkungan,” ucap Umi Noranah Azhari.
Ibu Mariha selama ini dikenal aktif dalam mendampingi dan memberdayakan perempuan kepala keluarga agar lebih mandiri secara ekonomi. Melalui berbagai inisiatif lokal, ia mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga di lingkungannya.
Sementara itu, Ibu Saidah telah lama dikenal atas dedikasinya menjaga kawasan Teluk Langkomu. Upayanya dalam merawat ekosistem pesisir dan mengedukasi masyarakat menjadikannya figur penting dalam pelestarian lingkungan di Buton Tengah.

Kiprahnya bahkan mendapat pengakuan di tingkat nasional, termasuk penghargaan pada peringatan Hari Kartini tahun 2014 yang diserahkan oleh Ibu Iriana Joko Widodo, serta apresiasi dari berbagai media nasional seperti Tabloid Nova.
Dalam kesempatan tersebut, Umi menyerahkan bantuan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada para tokoh perempuan tersebut.
“Bantuan ini diharapkan dapat semakin memotivasi peran aktif perempuan dalam pembangunan daerah,” katanya.
“Peringatan Hari Kartini tahun ini mengusung semangat “Habis Gelap Terbitlah Terang,” yang menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan untuk kesetaraan dan kemajuan terus berlanjut. Sosok seperti Ibu Mariha dan Ibu Saidah menjadi bukti bahwa semangat Kartini tetap hidup dan relevan hingga saat ini,” tandasnya.
Diketahui, kegiatan apresiasi tersebut selain Ketua PKK, turut hadir Kasat Pol PP, Camat Masteng, Kades Langkomu dan nggota PKK Kabupaten.







